Pengaruh Penambahan Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale Var. Rubrum) Terhadap Kualitas Mikrobiologi Daging Ayam Petelur Afkir

  • Mutmainna A
  • Irmawaty
  • Melani A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
64Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Jahe merah (Zingiber offinale Var. Rubrum) salah satu tumbuhan herbal dan pengawet alami daging karena terdapatnya senyawa bioaktif. Senyawa ini dapat meningkatkan kualitas daging dengan menghambat pertumbuhan mikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak jahe merah pada kualitas mikrobiologi daging ayam afkir. Rancangan Acak Lengkap (RAL) digunakan dengan 4 perlakuan yaitu P0 (kontrol/tanpa perlakuan), P1 (penyimpanan 2 jam), P2 (penyimpanan 4 jam), dan P3 (waktu penyimpanan 6 jam). Penelitian ini menguji TPC, E. coli, dan Coliform. Anova dan BNT digunakan untuk analisis data. Ekstrak jahe merah (Zingiber officinale Var. Rubrum) berpengaruh nyata pada uji Coliform tapi tidak berpengaruh pada TPC, dan E. coli.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mutmainna, A., Irmawaty, Melani, A., & Thaha, A. H. (2023). Pengaruh Penambahan Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale Var. Rubrum) Terhadap Kualitas Mikrobiologi Daging Ayam Petelur Afkir. Journal of Livestock and Animal Health, 6(1), 1–6. https://doi.org/10.32530/jlah.v6i1.5

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free