Abstract
Untuk meningkatkan pendapatan petani tomat di Desa Wakuli Kecamatan Kapontori maka diadakan pelatihan pascapanen tomat, tetapi pada akhirnya hanya sebagian kecil masyarakat tertarik untuk melaksanakan hasil pelatihan tersebut. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat masyarakat untuk menerapkan teknologi pascapanen tomat; 2) Mengetahui strategi untuk mengurangi pengaruh faktor-faktor penghambat minat masyarakat Desa Wakuli untuk menerapkan teknologi pengolahan tomat sebagai sumber mendapatkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan kuesioner dan FGD untuk mendapatkan gambaran utuh terhadap fenomena sosial ekonomi dari faktor penghambat adopsi teknologi pengolahan tomat di masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan 1) Faktor-faktor yang mempengaruhi minat masyarakat Desa Wakuli dalam penerapan teknologi pascapanen tanaman tomat sebagai sumber pendapatan adalah: (a) Ada tidaknya contoh teladan di masyarakat yang berhasil berusaha pascapanen tomat; (b) Besar kecilnya permintaan pasar terhadap produk pascapanen; (c) Pertimbangan keterbatasan tempat dan waktu penyimpanan produk pascapanen; dan (d) Tingkat kerumitan pengerjaan produk pascapanen. 2) Strategi yang diperlukan untuk mengatasi faktor penghambat minat masyarakat untuk menerapkan usaha pascapanen tomat adalah meningkatkan kualitas kemasan, menggunakan jalur pemasaran online, dan berkerjasama dengan pedagang-pedagang besar.
Cite
CITATION STYLE
Wardana, W., & Alzarliani, W. O. (2019). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Petani Menerapkan Teknologi Pengolahan Buah Tomat di Desa Wakuli Kecamatan Kapontori Kabupaten Buton. Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan, 12(1), 145. https://doi.org/10.29239/j.agrikan.12.1.145-151
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.