PEMBERDAYAAN PETANI GULA MERAH AREN DI DESA BONTO KASSI KECAMATAN PARANGLOE KABUPATEN GOWA

  • Suhartin Dewi Astuti
  • Juni Astuti
N/ACitations
Citations of this article
42Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kegiatan ini bertujuan mengajak petani aren dan masyarakat desa Bonto Kassi memproduksi gula merah serta meningkatkan partisipasi petani aren untuk mengolah nira aren mereka sendiri menjadi gula merah. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat terdiri dari tahapan-tahapan sebagai berikut: survei lapang, identifikasi masalah, perumusan tujuan pengabdian, analisis kondisi masyarakat, dan implementasi. Petani yang mengolah nira di desa Bonto Kassi telah bertambah jumlahnya dari satu menjadi tiga keluarga petani sebanyak 160-200 liter nira dimasak dan telah  menghasilkan gula aren sekitar 25-35 kg berkualitas tinggi dalam seminggu. Sebelumnya hanya mengolah  satu kali dalam seminggu sebanyak 5-10 kg  dari 40-50 liter nira. Jika harga jual gula merah aren Rp. 35.000/kg , maka diperoleh hasil penjualan sekitar Rp. 700.000,- Rp. 840.000 per minggu. Berdasarkan hasil wawancara dan evaluasi, masyarakat sekitar menyambut positif kegiatan ini dan telah mengalami peningkatan jumlah petani yang mengolah niranya menjadi gula merah sehingga diharapkan dapat mengurangi penjualan dan konsumsi tuak.

Cite

CITATION STYLE

APA

Suhartin Dewi Astuti, & Juni Astuti. (2023). PEMBERDAYAAN PETANI GULA MERAH AREN DI DESA BONTO KASSI KECAMATAN PARANGLOE KABUPATEN GOWA. J-ABDI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(9), 6451–6456. https://doi.org/10.53625/jabdi.v2i9.4883

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free