Abstract
Desa Wisata Pulau Harapan yang terletak di kawasan Taman Nasional Kepulauan Seribu memiliki potensi besar dalam pengembangan wisata bahari berbasis ekowisata. Namun, desa ini mengalami stagnasi perkembangan pariwisata yang disebabkan oleh kurangnya inovasi dalam penyusunan paket wisata, minimnya pemanfaatan kearifan lokal, serta rendahnya kapasitas manajerial pelaku wisata setempat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) melalui pendampingan penyusunan paket wisata eco-tainment berbasis kearifan lokal. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan manajerial POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling), dengan kegiatan utama berupa pelatihan, simulasi, dan evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap penyusunan paket wisata dari skor rata-rata pre-test sebesar 38 menjadi 78 pada post-test. Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan baru kepada Pokdarwis, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat secara kolaboratif untuk menciptakan model wisata berkelanjutan yang unik dan berbasis lokal. Kata kunci: Desa wisata, eco-tainment, kearifan lokal, Pulau Harapan, Kepulauan Seribu
Cite
CITATION STYLE
Asril, S., Fedrina, R., Hasan, R. O., Erfinda, Y., Yusuf, F. N. A., Setiawan, I., & Rafael, R. (2025). Pendampingan Pembuatan Paket Wisata Eco-Tainment Berbasis Kearifan Lokal di Pokdarwis Desa Wisata Pulau Harapan, Kepulauan Seribu. Masyarakat Pariwisata : Journal of Community Services in Tourism, 6(2), 19–29. https://doi.org/10.34013/mp.v6i2.2185
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.