SPK Pemilihan Komisaris Lapangan Berprestasi dengan Metode AHP, Studi Kasus: KOPDIT CU HATIRONGGA

  • Ganda G
  • Ginting M
  • Halim F
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Komisaris lapangan di dalam koperasi merupakan sekelompok orang yang bersedia untuk melakukan kegiatan mengumpulkan dana para anggota koperasi di setiap daerahnya. Komisaris lapangan yang berkualitas akan memudahkan koperasi untuk mencapai tujuan koperasi. Untuk memotivasi komisaris bekerja lebih baik, maka koperasi akan memberikan penghargaan kepada komisaris yang berprestasi dalam pekerjaannya. Untuk menentukan perbandingan antar kriteria penilaian sering terjadi ketidakkonsistenan sehingga sulit untuk menentukan komisaris lapangan yang berprestasi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan suatu sistem penunjang keputusan untuk pemilihan komisaris lapangan yang berprestasi pada Kopdit CU Hatirongga dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), dimana dapat dilakukan penilaian tingkat prioritas dari variabel-variabel yang diinginkan dengan membuat hirarki dari semua variabel yang ada. Hasil dari penelitian ini dapat membandingkan tiap-tiap kriteria dan diintegrasikan dengan penilaian kategori yang dibutuhkan sehingga menghasilkan sebuah alternatif keputusan berupa ranking penilaian prestasi komisaris lapangan berdasarkan nilai perbandingan kriteria.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ganda, G., Ginting, M., Halim, F., Pasaribu, T. A., & Purba, B. (2015). SPK Pemilihan Komisaris Lapangan Berprestasi dengan Metode AHP, Studi Kasus: KOPDIT CU HATIRONGGA. Jurnal SIFO Mikroskil, 16(1), 1–10. https://doi.org/10.55601/jsm.v16i1.179

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free