Abstract
Abstract: The science of ‘Arûdl is one of sciences needs to be studied to understand metrums and right or wrong changes in a poetry. The purpose of this research is to describe the kinds of metrum and change found in the poetries of al-‘Itâb in the diwan of Abu Nuwas because many learners of Arabic poetry find difficulties in knowing the metrum used in poetry when there are changes in it. The method used is qualitative descriptive. The data are poetry texts of al-‘Itâb consisting of 29 titles with 132 verses from the e-book Diwan Abu Nuwas written by Al-Ghazali. In this research, the researcher is a research instrument (human instrument) as well as a data collector. Data were collected using document study techniques. There are 5 stages of data analysis: (1) reading the poetries, (2) doing taqthi’ on every verse of the poem, (3) classifying data in a table, (4) determining the metrum and the change, and (5) concluding. The research results show that there are 8 types of metrum and 13 types of change consisting of 6 Zihâf and 7 ‘Illat. Metrum with the biggest number is metrum Thawîl, and the changes are Zihâf Qabdl and ‘Illat Hadzf. Keywords: poetry, science of ‘Arûdl, diwan of Abu Nuwas, al-‘Itâb Abstrak: Ilmu ‘Arûdl adalah salah satu ilmu yang perlu dipelajari untuk memahami Bahr dan perubahan-perubahan yang benar atau salah dalam sebuah syi’ir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan macam-macam Bahr dan perubahan yang terdapat pada syi’ir al-‘Itâb dalam diwan Abu Nuwas. Hal ini karena tidak sedikit pelajar kesulitan menentukan Bahr dalam sebuah syi’ir jika terdapat perubahan di dalamnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa teks syi’ir al-‘Itâb yang seluruhnya berjumlah 29 judul syi’ir dengan 132 bait yang bersumber dari e-kitab Diwan Abu Nuwas yang ditulis oleh Al-Ghazali. Dalam penelitian ini peneliti merupakan instrumen penelitian (human instrument) sekaligus sebagai pengumpul data. Data dikumpulkan menggunakan teknik studi dokumen. Adapun tahap analisis data dilakukan dalam 5 tahap, yaitu: (1) membaca syi’ir, (2) melakukan taqhti’ pada setiap bait syi’ir, (3) mengklasifikasi data dalam sebuah tabel, (4) menentukan Bahr serta perubahannya, dan (5) menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 8 jenis Bahr dan 13 bentuk perubahan yang terdiri atas 6 Zihâf dan 7 ‘Illat. Bahr paling banyak ditemukan adalah Bahr Thawîl, perubahannya berupa Zihâf Qabdl dan ‘Illat Hadzf. Kata kunci: syi’ir, ilmu ‘Arûdl, diwan Abu Nuwas, al-‘Itâb
Cite
CITATION STYLE
Makrufah, Y. K., & Kholisin, K. (2021). Kumpulan Syi’ir Al-‘Itâb dalam Diwan Abu Nuwas (Analisis Ilmu ‘Arûdl). JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts, 1(9), 1310–1324. https://doi.org/10.17977/um064v1i92021p1310-1324
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.