Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Kurikulum Merdeka di Pondok Pesantren

  • Mohammad Jailani
N/ACitations
Citations of this article
757Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Merdeka Belajar merupakan konsep pembelajaran yang mengarah kepada santri yang lebih mandiri. Konsep ini masih belum diterima dengan baik oleh pengelola pesantren. Kajian ini bertujuan menganalisis isu-isu merdeka belajar di pesantren dengan subjek pondok pesantren Babul Ulum Pamekasan, Madura. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi kasus.. Responden penelitian ini adalah ustadz dan satri. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang dianalisis dengan teknik triangulasi (display, reduksi, penyajian, dan verifikasi data). Hasil penelitian merupakan gambaran implementasi merdeka belajar di pondok pesantren baik pada tingkat madrasah diniyah, madrasah takwiliyah, madrasah tsanawiyah, maupun madrasah aliyah. Pendidikan yang diajarkan di pesantren mengarah dua sistem. Pengembangan pembelajaran berbasis platform digital dan belajar yang merespons kebutuhan santri.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mohammad Jailani. (2022). Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Kurikulum Merdeka di Pondok Pesantren. Jurnal Praktik Baik Pembelajaran Sekolah Dan Pesantren, 1(01), 7–14. https://doi.org/10.56741/pbpsp.v1i01.10

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free