Determinan Karakteristik Status Kelayakan Rumah di Provinsi DKI Jakarta Tahun 2022

  • Ferdiansyah D
  • Utami E
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Provinsi DKI Jakarta menyumbang PDRB terbesar untuk pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2022. Kondisi tersebut didukung tingginya rata-rata upah/gaji bersih sebulan pekerja formal, rata-rata pendapatan bersih sebulan pekerja informal, UMR, dan IPM yang seluruhnya tertinggi di Indonesia. Namun, pada tahun 2022, sebanyak 63,77 persen rumah tangga di DKI Jakarta masih menempati rumah yang tidak layak huni. Pembangunan rumah mempertimbangkan faktor sosial dan ekonomi. Penelitian ini menggunakan data Susenas Maret 2022 untuk dilakukan analisis deskriptif melalui grafik, serta analisis inferensia melalui regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan rumah tangga yang cenderung menempati rumah layak huni memiliki kepala rumah tangga berpendidikan minimal SMA dan berumur lebih tua, serta rumah tangga dengan pengeluaran per kapita bulanan minimal 1,9 juta rupiah, berstatus bukan penerima kredit, dan menempati rumah milik sendiri. Penelitian ini diharapkan dapat mengidentifikasi karakteristik rumah tangga yang menempati rumah layak huni dan menjadi dasar penentuan kebijakan mengenai permasalahan akses rumah layak huni.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ferdiansyah, D., & Utami, E. D. (2023). Determinan Karakteristik Status Kelayakan Rumah di Provinsi DKI Jakarta Tahun 2022. Seminar Nasional Official Statistics, 2023(1), 579–590. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2023i1.1727

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free