Analisis Komunikasi Keluarga dalam Mentransformasikan Nilai-Nilai Budaya To Lotang di Kabupaten Sidrap

  • Bahfiarti T
  • Chotimah I
  • Ilmi D
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
70Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Komunitas To Lotang memiliki spesifikasi keunikan dalam mentransformasi sistem budaya, nilai, kepercayaan dan keyakinan dari generasi ke generasi. Komunitas To Lotang konsisten mempertahankan identitas, kepercayaannya, dan nilai-nilai budayanya. Faktor orang tua berperan penting dalam mentransfer nilai-nilai budaya To Lotang dari terpaan modernisasi. Tujuan penelitian adalah menganalisis komunikasi keluarga dalam mentransformasi nilai-nilai budaya To Lotang di Kabupaten Sidrap. Metode penelitian adalah kualitatif, mengacu pada studi kasus yang secara spesifik mendeskripsikan perilaku subjek keluarga To Lotang dalam mendidik dan mentransformasi nilai-nilai budaya. Lokasi penelitian di Kecamatan Amparita, Kabupaten Sidrap, Provinsi Sulawesi Selatan sebagai tempat berdomisili komunitas To Lotang. Informan penelitian dipilih melalui purposive sampling dengan menentukan tujuh keluarga To Lotang yang konsisten mendidik anak-anak memahami budaya di lingkungannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses transformasi nilai-nilai budaya melalui tahapan melihat, membiasakan, dan menstimuli anak-anak dalam prosesi-prosesi ritual adat. Ketiga, tahap memberikan pemahaman dengan cara berkomunikasi melalui tudang sipulung (duduk bersama). Ketiga, tahapan keterlibatan aktif anak-anak dalam prosesi ritual mulai persiapan sampai pelaksanaannya. Keempat, tahap mengingatkan implementasi ajaran dari Uwa’ta atau orang yang dituakan. Kontribusinya pada pelestarian nilai-nilai budaya To Lotang sangat identic melalui organisasi terkecil, seperti lingkungan keluarga.

Cite

CITATION STYLE

APA

Bahfiarti, T., Chotimah, I., Ilmi, D. N., & Anggriani, A. (2022). Analisis Komunikasi Keluarga dalam Mentransformasikan Nilai-Nilai Budaya To Lotang di Kabupaten Sidrap. Jurnal Komunikasi, 15(2), 169–180. https://doi.org/10.21107/ilkom.v15i2.12419

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free