Pelatihan Analisis Pengukuran Beban Kerja Karyawan yang Optimal Berdasarkan Pendekatan Workload Analysis (WLA)

  • Herasmus H
  • Mulyanto M
N/ACitations
Citations of this article
27Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Beban kerja merupakan salah satu yang penting dalam pengaruh akurasi hasil  produk dalam perusahan dengan total karyawan sebanyak 21 orang. Survei awal menujukan adanya penumpukan pada line produksi di bagian Grinding. Penumpukan tersebut mengakibatkan kegiatan produksi terhambat, sehingga terjadi keterlambatan pengiriman pada proses berikutnya. Tujuan dari pengabdian adalah mengetahui beban kerja yang ditanggung oleh karyawan dan mengetahui jumlah karyawan yang optimal. Pengabdian ini menggunakan metode workload analysis untuk menentukan waktu kerja standar, beban kerja dan menentukan karyawan yang optimal, pengamatan dilakukan dengan stopwatch di setiap stasiun kerja. Dari hasil pengolahan data maka didapat hasil pekerjaan yang overload Beban kerja yang ditanggung oleh karyawan. Terdapat dua kategori yaitu overload dan sangat underload, untuk kategori overload ada Grinding Al 110%, untuk kategori sangat underload Penimbangan SS 1%, Penimbangan XG 1%. Jumlah penentuan karyawan yang optimal pada PT ABC Kebutuhan karyawan pada Grinding Al berubah, dari 1 karyawan menjadi 2 karyawan, untuk penimbangan SOR dari 3 karyawan menjadi 1 karyawan dan kegiatan pembuatan Campuran C dari 2 karyawan menjadi 1 karyawan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Herasmus, H., & Mulyanto, M. (2023). Pelatihan Analisis Pengukuran Beban Kerja Karyawan yang Optimal Berdasarkan Pendekatan Workload Analysis (WLA). Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat), 3(4), 151–157. https://doi.org/10.55382/jurnalpustakamitra.v3i4.517

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free