OBESITAS DAN DISFUNGSI EREKSI : LITERATUR REVIEW

  • Situmorang E
  • Kurniawati E
  • Soleha T
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
31Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Disfungsi Ereksi (DE) merupakan disfungsi seksual pria yang melibatkan beberapa komponen dari respon ereksi, termasuk organik, relasi, dan psikologis. DE dapat berdampak pada kualitas hidup pria karena mengganggu psikis dari penderita; kebanyakan pasien akan mengalami depresi dan kecemasan yang berhubungan dengan performa seksual. Di masa kini, kita mengetahui bahwa DE tidak murni hanya karena gangguan psikogenik, tetapi juga terbukti bahwa 80% memiliki etiologi organik; non-endokrin dan endokrin. Hal yang perlu ditekankan, disfungsi ereksi tidak lagi dilihat hanya sebagai kebutuhan aktivitas seksual tetapi dapat menjadi indikator disfungsi endotel sistemik. Ada bukti yang konsisten bahwa obesitas bertanggung jawab atas kerusakan endotel yang menyebabkan DE. Di sisi lain, aktivitas fisik telah terbukti sebagai pilihan terapi yang penting  dalam pencegahan dan pengobatan DE terutama terkait dengan peningkatan fungsi endotel. Namun, penyelidikan prospektif eksperimental dan klinis lebih lanjut diperlukan untuk mendalami khusus tentang peran latihan fisik dalam peningkatan fungsi endotel dan implikasinya pada fungsi ereksi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Situmorang, E. W., Kurniawati, E., Soleha, T. U., & Larasati, T. A. (2022). OBESITAS DAN DISFUNGSI EREKSI : LITERATUR REVIEW. PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(2), 1258–1265. https://doi.org/10.31004/prepotif.v6i2.4336

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free