Pengaruh Variasi Starter Kotoran Sapi, Kotoran Kambing, Limbah Cair Tahu dengan Penambahan Effective Microrganism-4 (Em4) terhadap Produksi Gas Metana

  • Wardana A
  • Kosjoko
  • Ana Mufarida N
N/ACitations
Citations of this article
31Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kebutuhan sumber daya energi di setiap tahunnya semakin meningkat, sedangkan energi di alam seperti energi fosil semakin lama semakin menipis dan berpotensi habis. Salah satu cara mengurangi penggunaan energi fosil adalah membuat energi terbarukan yaitu biogas. Penelitian ini melakukan pengujian terhadap biogas yang dihasilkan yaitu; kandungan rasio C/N, nilai pH, suhu, volume gas, oksigen (O2), hidrogen sulfida, karbon dioksida ( CO2 ), gas metana ( CH4) dengan campuran komposisi starter:  D1 Kotoran sapi, limbah cair tahu dan Em4, D2 Kotoran kambing, limbah cair tahu dan  Em4, D3 Kotoran sapi, kotoran kambing, limbah cair tahu dan Em4. Dalam penelitian ini variasi starter terbaik adalah kotoran kambing  mengandung rasio C/N sebesar 52,977, nilai pH 7, gas metana tertinggi sebesar 885 ppm, memiliki suhu tertinggi sebesar 26.9 (⁰C), volume sebesar 0.0490625 m3, dan turunnya kandungan H2S  sebesar 1 ppm, CO2  sebesar 10 ppm, O2 sebesar  3.1.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wardana, A., Kosjoko, & Ana Mufarida, N. (2023). Pengaruh Variasi Starter Kotoran Sapi, Kotoran Kambing, Limbah Cair Tahu dengan Penambahan Effective Microrganism-4 (Em4) terhadap Produksi Gas Metana. J-Proteksion: Jurnal Kajian Ilmiah Dan Teknologi Teknik Mesin, 8(1), 41–47. https://doi.org/10.32528/jp.v8i1.567

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free