Analisis Efek Konsentrasi Ekstrak Etanol Daun Senggani (Melastoma malabathricum L.) sebagai Antibakteri Staphylococcus aureus

  • Nurhayat N
  • Yuliar Y
  • Marpaung M
N/ACitations
Citations of this article
129Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar belakang: Tanaman Senggani mempunyai banyak potensi sebagai pengobatan seperti antipiretik, analgesik, diuretik, dan antibakteri. Tujuan:untuk menganalisis efek konsentrasi ekstrak etanol daun senggani sebagai antibakteri Staphylococcus aureus. Metode: Daun senggani diekstraksi dengan perendaman dalam etanol 96%. Diameter zona hambat bakteri diukur dengan menggunakan metode difusi agar melalui lima perlakuan yaitu kontrol positif (kloramfenikol), kontrol negatif (NaCMC), dan ekstrak daun senggani konsentrasi 20%, 40%, 60%, dan 80%.Data yang dihasilkan dianalisis dengan metode statistik Kruskal-Wallis dan uji lanjut post hoc Mann Whitney. Hasil: Rata-rata diameter zona hambat pertumbuhan bakteri yang dihasilkan pada ekstrak 20% sebesar 12,5±1,00 mm; ekstrak 40% sebesar 14,75±0,96 mm; ekstrak 60% sebesar 17±0,82 mm; dan ekstrak 80% sebesar 19,5±1,00 mm.Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan ada pengaruh antara rata-rata diameter zona hambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dengan kelompok larutan uji (p

Cite

CITATION STYLE

APA

Nurhayat, N., Yuliar, Y., & Marpaung, M. P. (2020). Analisis Efek Konsentrasi Ekstrak Etanol Daun Senggani (Melastoma malabathricum L.) sebagai Antibakteri Staphylococcus aureus. JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG, 8(1), 17–26. https://doi.org/10.32922/jkp.v8i1.115

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free