Antiparasit Ekstrak Gliricidia sepium Secara In Vivo Terhadap Sarcoptes scabiei Kelinci di Pesanggaran, Banyuwangi

  • Kristina S
  • Yudhana A
  • Sunarso A
N/ACitations
Citations of this article
28Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui ekstrak daun gamal (Gliricidia sepium) secara in vivo terhadap Sarcoptes scabiei kelinci. G. sepium dikoleksi di wilayah sekitar Desa Pesanggaran, Banyuwangi. Jenis penelitian adalah eksperimental, subjek penelitian adalah kelinci yang terinfeksi S. scabiei sejumlah 20 ekor, dengan 5 perlakuan 4 kali pengulangan. Pembagian kelompok terdiri atas (K+) kelompok kontrol positif dengan invermectin, (K-) kontrol negatif, kelompok perlakuan berisi konsentrasi ekstrak daun gamal pada perlakuan satu (P1) sebesar 10%, perlakuan dua (P2) sebesar 20%, perlakuan tiga P3 (30%). Hasil penelitian ini menunjukkan (P2) ekstrak daun gamal 20% berpengaruh pada kesembuhan luka pada kelompok perlakuan dengan pertumbuhan rambut, keropeng dan penebalan kulit.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kristina, S. M., Yudhana, A., & Sunarso, A. (2020). Antiparasit Ekstrak Gliricidia sepium Secara In Vivo Terhadap Sarcoptes scabiei Kelinci di Pesanggaran, Banyuwangi. Jurnal Medik Veteriner, 3(2), 236. https://doi.org/10.20473/jmv.vol3.iss2.2020.236-240

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free