Abstract
Dampak dari pembangunan Ibu Kota Negara Nusantara (IKN) terhadap masyarakat adat Balik sangat terasa begitu signifikan dan terdapat temuan-temuan yang dimana pembangunan ini mengabaikan hak-hak dari masyarakat adat. Meskipun pembangunan ini bertujuan untuk kemajuan, masyarakat adat Balik merasa terpinggirkan dan khawatir akan keberlanjutan hidup mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui eksistensi masyarakat adat Balik terhadap gempuran dari pembangunan IKN dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat Balik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu, observasi, dokumentasi, dan wawancara terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa eksistensi masyarakat adat Balik terancam keberadaannya akibat dari Pembangunan IKN yang kurang memperhatikan dan mengabaikan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat Balik, seperti ancaman terhadap ruang hidup mereka, ketidakjelasan hak atas tanah ulayat, dan ketidakjelasan regulasi yang khusus mengenai pengakuan, perlindungan, serta penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat Balik.
Cite
CITATION STYLE
Fadillah, F., Moh. Bahzar, Andrianus Ongko Wijaya Hingan, Wingkolatin, & Nur Aini. (2025). Eksistensi Masyarakat Adat Balik di Tengah Pembangunan Ibu Kota Nusantara. Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 8(2), 29–36. https://doi.org/10.12928/citizenship.v8i2.1220
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.