Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Penyakit Dekompresi pada Nelayan Penyelam Tradisional di Pulau Barrang Lompo

  • Yuliana B
  • Nur Ulmy Mahmud
  • Sumiaty
N/ACitations
Citations of this article
57Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Berdasarkan laporan Divers Alert Network (DAN), tingkat kejadian penyakit dekompresi (DCS) dalam penyelaman komersial dilaporkan sebesar 35.3 per 10.000 penyelaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya risiko kejadian penyakit dekompresi pada nelayan penyelam tradisional di Pulau Barrang Lompo tahun 2020. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling, jumlah sampel sebanyak 118 responden yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lama menyelam tidak memenuhi syarat menyelam sebanyak 81 responden (68.6%), Kedalaman menyelam tidak aman sebanyak 66 responden (55.9%), frekuensi menyelam lebih 2 kali sehari sebanyak 102 responden (86.4%), cara naik kepermukaan dengan berhenti disetiap kedalaman tertentu (perlahan) sebanyak 112 responden (94.9%), masa kerja tidak memenuhi syarat menyelam sebanyak 89 responden (75.4%).

Cite

CITATION STYLE

APA

Yuliana B, Nur Ulmy Mahmud, & Sumiaty. (2021). Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Penyakit Dekompresi pada Nelayan Penyelam Tradisional di Pulau Barrang Lompo. Window of Public Health Journal, 2(4), 648–656. https://doi.org/10.33096/woph.v2i4.219

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free