Abstract
Penelitian ini fokus untuk mengetahui bagaimana penerapan pendekatan konstruktivisme dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis pembelajaran IPAS. Subjek dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, guru kelas 5B, dan siswa kelas 5B yang berjumlah 30 siswa di MIN 2 Bantul. Peneliti menggunakan pendekatan filsafat konstruktivisme dengan desain studi kasus dalam mengkaji penelitian ini. Sumber data yang digunakan berupa wawancara, observasi, dokumentasi, dan analisis dokumen penunjang lainnya. Setelah data dikumpulkan dan dikumpulkan, peneliti melakukan analisis data yang mengacu pada model interaktif milik Mils, Huberman, dan Saldana yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Peneliti menggunakan triangulasi data dalam menjaga kebsahan data. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran IPAS yang diajarkan dengan menggunakan pendekatan konstruktivisme dapat menambah keaktifan belajar siswa, memberikan semangat, dan mengoptimalkan kemampuan berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam pembelajaran.
Cite
CITATION STYLE
Cahyaningsih, E., & Maemonah. (2024). PENERAPAN PENDEKATAN KONSTRUKSIVISME DALAM MENGOPTIMALKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA PEMBELAJARAN IPAS SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr, 13(1), 102–113. https://doi.org/10.24090/jimrf.v13i1.11560
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.