Abstract
Artikel ini mengkaji kedudukan manusia dalam Islam sebagai makhluk ciptaan Allah yang memiliki hakikat spiritual dan material, eksistensi yang dimuliakan, martabat yang dijunjung tinggi, serta tanggung jawab moral dan sosial. Dengan pendekatan studi pustaka terhadap Al-Qur’an, hadis, dan literatur tafsir serta filsafat Islam, pembahasan difokuskan pada lima pokok utama: hakikat manusia, konsep manusia, eksistensi manusia, martabat manusia, dan tanggung jawab manusia. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam memandang manusia sebagai makhluk berakal, bermoral, dan berpotensi menjadi khalifah yang menjaga keberlangsungan kehidupan melalui pengelolaan amanah, keadilan, dan kebaikan universal. Temuan juga menguatkan bahwa martabat manusia dijaga Allah tanpa memandang ras, suku, dan status sosial, sehingga manusia memiliki kewajiban menegakkan kemuliaan tersebut melalui tindakan nyata dalam kehidupan.
Cite
CITATION STYLE
Maulana, A. H., Fitri, M., & Nauval, M. (2025). Eksistensi, Martabat, dan Tanggung Jawab Manusia: Suatu Tinjauan Filosofis dalam Perspektif Islam. JIS: Journal Islamic Studies, 3(3), 315–321. https://doi.org/10.71456/jis.v3i3.1522
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.