Transformasi Strategi Penjualan Batik Cirebon Dengan Pendekatan Analisis Pengelompokan K-Means

  • . M
  • Bahtiar A
  • Ali I
N/ACitations
Citations of this article
38Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Batik adalah seni tradisional Indonesia yang mengombinasikan seni dan teknologi untuk menciptakan kain yang indah dan unik. Batik Indonesia memiliki desain dan proses yang tak tertandingi, dan ragam coraknya mengandung makna dan filosofi dari berbagai adat dan budaya di Indonesia. Batik Cirebon memiliki banyak motif batik seperti Mega Mendung, Singa Barong, dan Paksinaga Liman. Untuk mengoptimalkan penjualan, diperlukan teknik data mining untuk mengubah data menjadi informasi baru. Metode K-Means adalah cara yang tepat untuk mengelompokkan data penjualan produk batik karena dapat mengolah data tanpa mengetahui kelas label. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menerapkan algoritma K-Means dalam pengelompokan data penjualan dan menemukan hasil KOptimum  dengan menggunakan aplikasi Orange. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam kelompok yang sesuai dengan data penjualan batik dan hasil kluster yang optimal terdapat pada k=6.

Cite

CITATION STYLE

APA

. M., Bahtiar, A., & Ali, I. (2023). Transformasi Strategi Penjualan Batik Cirebon Dengan Pendekatan Analisis Pengelompokan K-Means. KOPERTIP Jurnal Ilmiah Manajemen Informatika Dan Komputer, 7(1), 1–7. https://doi.org/10.32485/kopertip.v7i1.309

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free