Abstract
Penelitian ini mendeskripsikan kekerasan simbolik yang terjadi di sekolah favorit. Ketika siswa dari keluarga miskin diberi kesempatan bersekolah di sekolah yang mayoritas siswa berasal dari kelas atas, maka siswa kelas bawah akan mengenal banyak habitus kelas atas. Di sinilah awal terjadinya kekerasan simbolik di sekolah. Studi ini menggambarkan bagaimana siswa miskin melakukan interaksi sosial di sekolah meskipun memiliki habitus yang berbeda dengan habitus mayoritas siswa di sekolah. Sekolah yang dipilih sebagai lokasi penelitian adalah sekolah yang didominasi siswa kelas atas di Kota Cilacap. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan mewawancarai beberapa siswa yang berasal dari kelas bawah di sekolah tersebut.
Cite
CITATION STYLE
Martono, N. (2019). SEKOLAH INKLUSI SEBAGAI ARENA KEKERASAN SIMBOLIK. Sosiohumaniora, 21(2). https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v21i2.18557
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.