Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggali, serta mendeskripsikan dampak sosial adanya tradisi sadranan di Desa Gempol, Kecamatan Karanganom, Klaten terhadap kerukunan masyarakat setempat. Metode penelitian ini kualitatif deskriptif. Metode kualitatif merupakan pendekatan yang menekankan menggali informasi secara detail kepada narasumber. Analisis deskriptif berguna memberikan gambaran informasi yang telah digali dari hasil wawancara langsung di lapangan. Teknik pengumpulan data ini menggunakan teknik wawancara langsung untuk mendapatkan data primer melalui pemaparan lisan oleh narasumber dan dokumentasi kemudian setelah data terkumpul dilakukan validasi data melalui bantuan data sekunder dalam jurnal penelitian terdahulu dan informasi internet yang kredibel serta observasi langsung di lapangan, sehingga dapat ditarik kesimpulan dari informasi yang telah didapatkan. Penelitian ini menghasilkan bagaimana tata cara, ciri khas serta dampak sosial adanya tradisi sadranan terhadap kerukunan masyarakat Desa Gempol, Karanganom, Klaten. Melalui penelitian ini disimpulkan bahwa sadranan Desa Gempol, Karanganom, Klaten membawa dampak sosial positif yaitu rekatnya kerukunan masyarakat setempat.
Cite
CITATION STYLE
Ridho Aprilian Syahputra, Hidayah Fitriana Ramadhani, Ratih Deni Sukowati, & Ahmad Roihan Tamim. (2023). Analisis Dampak Sosial Tradisi Sadranan Terhadap Kerukunan Masyarakat Di Desa Gempol, Kranganom, Klaten. Literasi : Jurnal Kajian Keislaman Multi-Perspektif, 4(1), 67–84. https://doi.org/10.22515/literasi.v4i1.9767
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.