Abstract
Perubahan dua keadaan spin elektronik di bawah pengaruh suhu, tekanan dan medan magnet merupakan fenomena Transisi Spin atau Spin Crossover (SCO). Transisi spin dapat terjadi pada senyawa kompleks berstruktur oktahedral dengan kekuatan medan ligan sedang, salah satunya adalah ligan 2,6-bis (pyrazol-3-yl)pyridine atau ligan 3-bpp. Kompleks transisi spin banyak diteliti karena berpotensi kuat dijadikan sebagai material elektronik, seperti sensor, saklar molekular dan penyimpan data. Kompleks besi(II) dengan ligan 3-bpp telah menunjukkan karakteristik SCO yang meliputi pola dan suhu transisi berlainan, yang bergantung pada jenis anion penyeimbang. Kompleks dengan anion berbeda tersebut menunjukkan fenomena SCO akibat perubahan suhu dengan pola transisi serentak. Namun demikian, adanya air hidrat dalam molekul kompleks mengakibatkan suhu transisi semakin meningkat tetapi pola transisi berubah dari serentak menjadi perlahan. Beberapa penelitian senyawa kompleks Fe(II)-3bpp telah terbukti menunjukkan karakter SCO, bergantung pada jenis anion penyeimbang maupun adanya molekul air hidrat. Oleh karena itu, kompleks tersebut dapat menjadi peluang dalam pengembangan material SCO guna meningkatkan fungsi dan aplikasi dari kompleks Fe(II)-3bpp sebagai material elektronik. Kata
Cite
CITATION STYLE
Fitriani, F. (2021). Kompleks Besi(II) dengan ligan 3-bpp: review. Jurnal Kartika Kimia, 4(1). https://doi.org/10.26874/jkk.v4i1.74
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.