MASYARAKAT ADAT KANEKES BADUY DALAM PUSARAN ADAT, TRADISI, DAN RELIGI

  • Nani Sumarlina E
  • Mohamad Permana R
  • Darsa U
N/ACitations
Citations of this article
24Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Keanekaragaman kearifan lokal budaya yang dimiliki oleh suatu daerah merupakan sarana dan prasarana penunjang dalam upaya memperkaya kebudayaan daerah. Kearifan dimaksud dapat berfungsi juga sebagai filter dan alat yang tangguh untuk membendung arus masuknya budaya mancanegara yang tidak sesuai dengan jati diri dan kepribadian serta kepentingan bangsa kita. Kita dituntut untuk memilah dan memilihnya dengan teliti, lewat pengetahuan yang mewadahi latar belakang penciptaan dan sosiokultural. Kearifan lokal budaya masyarakat adat Baduy sebagai ‘icon’ yang masih kuat dan taat memegang adat istiadat dalam tradisi dan religi, merupakan bahasan utama tulisan ini. Metode penelitian secara khusus menggunakan deskriptif analisis, yang disesuaikan dengan metode kajian agar mampu menganalisis dan menafsirkan data-data kongkrit yang terjadi di Masyarakat Adat Kanekes Baduy, melalui suatu proses pemahaman yang akan sangat bergantung pada keadaan data dan objek kajian, sehingga didapatkan hasil adanya keterjalinan yang harmonis antara adat, tradisi serta religi yang dianut oleh masyarakat adat Kanekes Baduy.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nani Sumarlina, E. S., Mohamad Permana, R. S., & Darsa, U. A. (2024). MASYARAKAT ADAT KANEKES BADUY DALAM PUSARAN ADAT, TRADISI, DAN RELIGI. KABUYUTAN, 3(2), 89–94. https://doi.org/10.61296/kabuyutan.v3i2.249

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free