Abstract
Desa Keliki telah ditetapkan menjadi desa wisata pada tahun 2020. Sebagai desa wisata yang relatif baru Desa Wisata Keliki telah memiliki kelompok sadar wisata (Pokdarwis), namun program kepariwisataan yang dikembangkan untuk mengoptimalkan potensi desa belum maksimal. Belum ada kegiatan dibidang kepariwisataan yang terdokumentasi, meskipun pada kenyataannya sudah ada beberapa usaha pariwisata di Desa Keliki namun masih dikelola secara personal. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penguatan kelembagaan melalui peningkatan dan pengembangan kompetensi anggota Pokdarwis dalam mengelola Desa Wisata Keliki. Pengabdian ini dilakukan melalui tahap penjajagan awal, penyusunan program dan kegiatan pengabdian yang melibatkan partisipasi aktif anggota Pokdarwis, masyarakat pelaku pariwisata untuk merumuskan analisis kebutuhan dan identifikasi potensi desa. Jumlah peserta pengabdian adalah 15 orang terdiri dari anggota Pokdarwis, masyarakat umum dan pelaku pariwisata di Desa Keliki. Bentuk kegiatan berupa sosialisasi, tanggal pelaksanaan 15-16 Juni 2023. Evaluasi terhadap kegiatan ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada para peserta. Hasil penilaian responden memperoleh nilai rata-rata 3,80 dengan kriteria sangat baik yang bermakna para peserta merasa sangat puas dengan kegiatan yang dilaksanakan dan para peserta sangat setuju jika kegiatan ini dapat dilanjutkan kembali karena mereka menilai kegiatan ini sangat bermanfaat membantu anggota Pokdarwis dalam mengembangkan pariwisata di Desa Wisata Keliki Kata Kunci : desa wisata Keliki, pengabdian kepada masyarakat, penguatan kelembagaan di desa wisataKeliki Village has been designated as a tourist village in 2020. As a relatively new tourist village, Keliki Tourism Village already has a tourism awareness group (Pokdarwis), but the tourism programme developed to optimise the village's potential has not been plemented. There are no documented activities in the tourism sector, even though in reality there are already several tourism businesses in Keliki Village, but they are still managed personally. This community service activity aims to provide institutional strengthening through increasing and developing the competence of Pokdarwis members in managing the Keliki Tourism Village. This service is carried out through the initial assessment stage, programme preparation, and service activities that involve the active participation of Pokdarwis members and the tourism community to formulate needs analyses and identify village potential. The number of service participants was 15, consisting of Pokdarwis members, the general public, and tourism actors in Keliki Village. The form of activity is socialisation, and the implementation date is June 15–16, 2023. The evaluation of this activity is carried out by distributing questionnaires to the participants. The results of the respondent's assessment obtained an average score of 3.80 with very good criteria, which means that the participants felt very satisfied with the activities carried out, and the participants strongly agreed that this activity could be continued again because they considered this activity to be very useful in helping Pokdarwis members develop tourism at Keliki Tourism Village.
Cite
CITATION STYLE
Kalpikawati, I. A., Pinaria, C., & Sudiksa, I. N. (2024). Penguatan Kelembagaan Kelompok Sadar Wisata Desa Wisata Keliki Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Makardhi, 4(1), 9–19. https://doi.org/10.52352/makardhi.v4i1.1339
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.