Konsep Fana, Baqa’, dan Ittihad Abu Yazid al-Busthami dan Relevansinya dalam Pendidikan Islam

  • Nur Isra’ Ahmad
N/ACitations
Citations of this article
67Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pendidikan Islam tidak hanya berfokus pada pencapaian akademis, tetapi juga pada pengembangan spiritual dan moral. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi lebih dalam tentang penerapan fana baqa’, dan ittihad dalam pendidikan Islam serta dapat membantu peserta didik untuk mencapai sebuah kesadaran spiritual yang lebih tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep fana, baqa’, dan ittihad yang dipopulerkan oleh Abu Yazid al-Busthami memiliki relevansi dalam pendidikan Islam. Fana mengajarkan untuk menghilangkan ego dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, sedangkan konsep baqa’ mengajarkan untuk senantiasa berada dalam kebaikan. Adapun ittihad mengajarkan penyatuan seorang hamba dengan Tuhan dalam segala aspek kehidupan. Ketiga konsep tersebut terintegrasi dalam pendidikan Islam untuk membentuk karakter, etika, dan tujuan hidup yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nur Isra’ Ahmad. (2025). Konsep Fana, Baqa’, dan Ittihad Abu Yazid al-Busthami dan Relevansinya dalam Pendidikan Islam. Jurnal IHSAN Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 165–173. https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i2.916

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free