EFEK SEDATIF SENYAWA LINALOOL DARI EKSTRAKSI BIJI KETUMBAR SEBAGAI PENGOBATAN ALTERNATIF NON-FARMAKOLOGI

  • Dwijayanti A
  • Kartika S
N/ACitations
Citations of this article
117Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Ketumbar biasa digunakan sebagai bahan rempah rumah tangga. Komposisi minyak ketumbar adalah 60-70% senyawa linalool. Senyawa linalool mempunyai efek sedatif sehingga dapat menjadi alternatif pengobatan penyakit psikis. Telah dilakukannya ekstraksi linalool pada minyak biji ketumbar dan uji pengaruh efek sedatifnya diharapkan dapat menaikkan nilai jual biji ketumbar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek sedatif dari senyawa linalool yang diekstrak dari biji ketumbar. Senyawa linalool diekstrak dari biji ketumbar, kemudian pelarut dipisahkan menggunakan distilasi uap. Ekstrak yang diperoleh dianalisis jumlah rendemen, densitas, kadar linalool menggunakan GC-FID dan gugus fungsi menggunakan FTIR. Penentuan efek sedatif dilakukan dengan mengontakkan konsentrasi linalool 50, 100, 150, 200, 250, dan 300 ppm dengan sejumlah ikan dalam media akuarium. Dari percobaan ekstraksi linalool dihasilkan yield sebesar 32%, densitas 0,867 gr/ml, dan kadar linalool pada ekstrak minyak ketumbar sebesar 35,58%. Kadar linalool 300 ppm memiliki waktu sedatif tercepat 15,12 menit dengan waktu sadar terlama 17,01 menit.

Cite

CITATION STYLE

APA

Dwijayanti, A., & Kartika, S. (2022). EFEK SEDATIF SENYAWA LINALOOL DARI EKSTRAKSI BIJI KETUMBAR SEBAGAI PENGOBATAN ALTERNATIF NON-FARMAKOLOGI. JURNAL INTEGRASI PROSES, 11(1), 16. https://doi.org/10.36055/jip.v11i1.12848

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free