Representasi Makna Lirik Lagu Lekas Pulih bagi Pasien Covid-19

  • Hendra H
  • Wahid U
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini berisi Analisis Semiotika lirik lagu “Lekas Pulih” Karya Fiersa Besari. Metode semiotika yang akan digunakan adalah semiotika Saussure. Dalam teori Saussure dijelaskan bahwa tanda memiliki unsur yang saling berhubungan yaitu penanda (signifier), petanda (signified). Proses ini menghubungkan antara lirik lagu dengan dunia eksternal yang sesungguhnya. Hasil penelitian ini, lirik lagu “Lekas Pulih” memiliki makna yang saling berkaitan dan mengandung pesan motivasi yang sangat kuat, karena di dalamnya terdapat banyak kata-kata yang sifatnya sangat membangun dalam memberikan motivasi kepada pasien yang terpapar Covid 19, serta meyakinkan mereka untuk sembuh dan berharap situasi akan kembali pulih. Lirik itu memotivasi para tenaga medis, dan pasien yang terkonfirmasi covid 19, jangan pernah berhenti untuk berjuang dalam keadaan yang sangat sulit tapi bisa memotivasi dan menguatkan satu sama lain. Model teori dari Saussure lebih memfokuskan perhatian langsung kepada tanda itu sendiri. Dalam penelitian terhadap lirik lagu "Lekas Pulih" ini, peneliti membuat interprestasi dengan membagi keseluruhan lirik lagu menjadi beberapa bait dan selanjutnya perbait akan dianalisis dengan menggunakan teori semiotika dari Saussure.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hendra, H., & Wahid, U. (2021). Representasi Makna Lirik Lagu Lekas Pulih bagi Pasien Covid-19. Jurnal Pewarta Indonesia, 3(1), 59–66. https://doi.org/10.25008/jpi.v3i1.63

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free