Abstract
Perguruan tinggi modern menuntut mahasiswa untuk memiliki keseimbangan antara keunggulan intelektual dan kematangan sosial melalui organisasi. Namun, realitas di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menunjukkan adanya konflik prioritas yang tajam antara tuntutan kurikulum teknis dan kultur organisasi yang kuat, yang sering berujung pada prokrastinasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dinamika manajemen waktu mahasiswa aktivis serta dampaknya terhadap penguasaan kompetensi teknis. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menggabungkan data observasi partisipatif selama satu semester dengan studi literatur terhadap 10 artikel jurnal (2021-2025). Temuan penelitian mengungkapkan bahwa ketidakefisienan pengelolaan waktu dalam aktivitas organisasi berkorelasi dengan perilaku "Sistem Kebut Semalam" (SKS), yang secara signifikan menurunkan kualitas hardskill pemrograman. Meskipun demikian, literatur pendukung mengonfirmasi bahwa organisasi tetap menjadi inkubator efektif untuk softskill kepemimpinan jika dikelola dengan strategi yang tepat. Artikel ini merekomendasikan adopsi disiplin Matriks Eisenhower dan konsep Deep Work untuk mencegah burnout dan menjaga integritas akademik.
Cite
CITATION STYLE
Evy Nurmiati, Oktariani, C. C., Akram Faqih, N., & Wahyu Kusuma Putra. (2026). Dinamika Manajemen Waktu Mahasiswa Aktivis: Menyeimbangkan Prestasi Akademik dan Tanggung Jawab Organisasi. IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial Dan Humaniora, 10(1), 793–799. https://doi.org/10.37817/ikraith-humaniora.v10i1.6061
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.