Abstract
Orang tua adalah orang yang melakukan kewajiban yang mana mengayomi anaknya dengan mengajarkan, membimbing, mengarahkan, dan menasihati untuk mendapati anak itu kepada jalan yang tidak menyimpang. Namun di era society 5.0, sebagian kehidupan masyarakat dipengaruhi oleh teknologi. Hal ini haruslah menjadi sebuah keprihatinan bagi umat Kristen terutama gereja, guru, dan orang tua terhadap pertumbuhan rohani anak. Terutama peran dari orang tua untuk memotivasi anak-anak supaya memiliki kemauan untuk mengikuti sekolah minggu. Dengan sekolah minggu dapat membantu orang tua untuk mengenali anak kepada Tuhan Yesus dan memiliki pertumbuhan iman yang kuat sejak dari kecil. Maka tujuan dari artikel ini untuk mengetahui masalah yang dialami oleh anak sekolah minggu dan bagaimana peran orang tua untuk memotivasi diri anak ikut serta sekolah minggu di era society 5.0. Penelitian ini mempergunakan penelitian deskriptif melalui metode kualitatif dengan tujuan untuk mengumpulkan data secara rinci, komprehensif, dan teraktual untuk mendapatkan hasil yang valid dan diakui secara kebenaran. Selanjutnya, ada pula hasil dari penelitian ini yang mana orang tua berperan untuk memberikan pemahaman kepada anak tentang pentingnya sekolah Minggu, meluangkan waktu untuk mengantarkan anak sekolah minggu, apabila orang tua tidak sempat mengantarkan sekolah Minggu orang tua dapat mendampingi anak ibadah secara online dan yang paling utama dilakukan orang tua yaitu harus selalu memberikan motivasi serta keteladanan kepada anak.
Cite
CITATION STYLE
Rolis, H. R. A., Mendel Yefrichen Tabun, Elkana Yehezkiel Pasaribu, & Ruth Judika Siahaan. (2023). Peran Orang Tua Dalam Meningkatkan Motivasi Anak Untuk Sekolah Minggu Di Era Society 5.0. Vox Dei: Jurnal Teologi Dan Pastoral , 4(1), 126–156. https://doi.org/10.46408/vxd.v4i1.258
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.