Pemanfaatan Presidensi Indonesia Dalam G20 Untuk Pembangunan Agribisnis Hijau Dalam Mencapai Dekarbonisasi Indonesia 2060

  • Ahmad Afandi F
  • Feryanto F
N/ACitations
Citations of this article
43Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Perubahan iklim saat ini menjadi isu utama dunia, target kenaikan suhu untuk mencegah terjadinya perubahan iklim adalah 1,5-2oC sejak revolusi industri tahun 1760. Namun, kenaikan suhu bumi rata-rata sudah mencapai 1,1oC dari tahun acuan. Artinya semakin penting bagi setiap negara untuk melakukan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim dalam pembangunan ekonominya. Indonesia dapat memanfaatkan momentum sebagai presidensi G20 tahun 2022, untuk menyepakati upaya bersama diantara anggota G20 dalam pembangunan ekonomi hijau dan dekarbonisasi/pembangunan nol emisi yang sudah ditargetkan dunia pada tahun 2050 atau 2060. Hal ini sesuai dengan tema G20 tahun ini yakni kesatuan sistem kesehatan global, transformasi digital, dan transisi energi. Pembangunan rendah karbon melalui perdagangan karbon berbasis praktik pertanian ramah lingkungan diharapkan dapat menjadi keunggulan komparatif yang dapat dimanfaatkan dengan baik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ahmad Afandi, F., & Feryanto, F. (2022). Pemanfaatan Presidensi Indonesia Dalam G20 Untuk Pembangunan Agribisnis Hijau Dalam Mencapai Dekarbonisasi Indonesia 2060. Policy Brief Pertanian, Kelautan Dan Biosains Tropika, 4(3). https://doi.org/10.29244/agro-maritim.v4.i3.2

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free