Karakteristik biskuit bayi dengan penambahan tepung jagung manis, tepung kacang merah, dan tepung ikan gabus

  • Siswanti S
  • Delinda M
  • Parnanto N
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
45Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Biskuit bayi merupakan makanan pendamping air susu ibu (MPASI) yang dikonsumsi dengan penambahan air, susu, dan atau dikonsumsi langsung oleh bayi berusia >6 bulan. MPASI mengandung karbohidrat, protein, lemak, dan nutrisi lainnya. Upaya diversifikasi biskuit bayi dilakukan dengan memanfaatkan tepung jagung manis (TJM) yang mengandung karbohidrat dan vitamin A sebagai alternatif pengganti tepung terigu. Protein berkontribusi dalam pertumbuhan bayi, sehingga kecukupannya dalam MPASI perlu dipenuhi melalui penambahan tepung kacang merah (TKM) dan tepung ikan gabus (TIG). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formula terbaik penambahan TJM, TKM, dan TIG dalam pembuatan biskuit bayi berdasarkan parameter fisikokimia dan sensori. Biskuit bayi dihasilkan melalui penambahan tepung jagung manis, tepung kacang merah, dan tepung ikan gabus, yaitu F1 (kontrol), F2 (30:8:2), F3 (30:6:4), F4 (30:4:6), dan F5 (30:2:8). Parameter fisikokimia yang diamati meliputi analisis daya serap air, kelarutan, proksimat, kadar vitamin A, kalori, dan angka kecukupan gizi (AKG). Analisis sensori dilakukan untuk parameter warna, aroma, rasa, tekstur, dan overall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan jumlah TKM dan peningkatan jumlah TIG menyebabkan peningkatan kadar air, abu, protein, dan vitamin A, serta penurunan daya serap air, kelarutan, kadar lemak, karbohidrat, dan kalori pada biskuit bayi. Biskuit bayi perlakuan F2 menunjukkan daya serap air 3,88±0,14 g/g, kelarutan 43,47±0,87%, nilai kalori 450,96 kkal, dan angka kecukupan gizi tertinggi 56,37% serta paling disukai panelis untuk semua parameter (warna, aroma, rasa, tekstur, dan overall).

Cite

CITATION STYLE

APA

Siswanti, S., Delinda, M. V., Parnanto, N. H. R., & Widowati, D. (2024). Karakteristik biskuit bayi dengan penambahan tepung jagung manis, tepung kacang merah, dan tepung ikan gabus. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 27(4), 266–281. https://doi.org/10.17844/jphpi.v27i4.47665

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free