Tuturan Kebencian dalam Komentar Warganet Pada Akun Instagram @obrolanpolitik: Kajian Pragmatik

  • Nuraeni I
  • Harisanti N
  • Maksum H
N/ACitations
Citations of this article
93Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tuturan kebencian dalam komentar warganet pada akun Instagram @obrolanpolitik, dan mendeskripsikan fungsi tuturan kebencian dalam komentar warganet pada akun Instagram @obrolanpolitik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari pengumpulan tuturan yang ditulis oleh warganet dalam akun IG @obrolanpolitik. Data berupa tuturan yang mengandung tuturan kebencian dianalisis menggunakan teori pragmatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuturan kebencian dapat dikelompokkan berdasarkan bentuk dan fungsinya. Berdasarkan bentuknya, tuturan kebencian terbagi menjadi 6, yaitu: (1) bentuk penghinaan, (2) bentuk penyebaran berita bohong, (3) bentuk provokasi, (4) bentuk pencemaran nama baik, (5) bentuk penistaan, dan (6) bentuk penghasutan. Berdasarkan fungsinya, tuturan kebencian terbagi menjadi 3, yaitu (1) fungsi menyatakan, (2) fungsi memerintah, dan (3) fungsi menyindir. Bentuk-bentuk tuturan kebencian direpresentasikan oleh penanda lingual kata, frasa, dan klausa. Kata-kata

Cite

CITATION STYLE

APA

Nuraeni, I., Harisanti, N. L. R., & Maksum, H. (2022). Tuturan Kebencian dalam Komentar Warganet Pada Akun Instagram @obrolanpolitik: Kajian Pragmatik. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 11(1), 189. https://doi.org/10.26499/rnh.v11i1.4198

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free