Pengendalian trips, Megalurothrips usitatus (Bagnall) pada tanaman kacang hijau (Vigna radiata): Pengaruh waktu tanam dan periode pengendalian

  • Indiati S
  • Bayu M
N/ACitations
Citations of this article
24Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Megalurothrips usitatus (Bagnall) merupakan hama utama tanaman kacang hijau yang dapat menyebabkan gagal panen, oleh sebab itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui waktu tanam kacang hijau dan waktu pengendalian hama trips yang tepat, serta resiko kehilangan hasil yang minimal. Penelitian ini dilakukan di kebun percobaan Muneng, Probolinggo, Jawa Timur pada musim kemarau 2015. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan petak terbagi (split plot) dalam acak lengkap dengan waktu tanam sebagai whole plot (petak utama) dan perlakuan waktu pengendalian kimia sebagai sub plot (anak petak) dengan 2 ulangan. Enam waktu tanam sebagai petak utama terdiri atas waktu tanam I 20 Mei 2015, tanam II 30 Mei 2015; tanam III 9 Juni 2015; tanam IV 19 Juni 2015; tanam V 29 Juni 2015, dan tanam VI 9 Juli 2015. Sementara, waktu pengendalian kimia menggunakan insektisida fipronil sebagai anak petak terdiri atas 4 perlakuan, yaitu (1) tanpa pengendalian kimia selama fase vegetatif dan generatif (kontrol); (2) pengendalian kimia selama fase generatif; (3) pengendalian kimia selama fase vegetatif; dan (4) pengendalian kimia selama fase vegetatif dan generatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gejala serangan trips mulai tampak pada 21 hari setelah tanam (HST), ditandai dengan daun trifoliat pertama mengeriting. Populasi trips per tanaman meningkat seiring dengan meningkatnya umur tanaman. Populasi trips tertinggi terdapat pada kombinasi perlakuan waktu tanam II (akhir Mei) dengan perlakuan tanpa pengendalian, yaitu mencapai 17,8 individu pada tanaman umur 18 HST. Kehilangan hasil tertinggi 90,2% terdapat pada perlakuan waktu tanam I (pertengahan Mei) dan waktu tanam II (akhir Mei) sebesar 85,6%, apabila tanaman tidak dikendalikan selama fase vegetatif dan generatif. Bulan Mei merupakan periode kritis tanaman kacang hijau terhadap serangan trips. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa untuk mengurangi resiko kehilangan hasil akibat serangan trips, yaitu dengan menghidari bertanam kacang hijau pada bulan Mei. Di daerah endemik serangan trips, pengendalian hama pada awal pertumbuhan tanaman dan selama fase vegetatif merupakan faktor penentu perolehan hasil biji kering kacang hijau. Musim bediding dapat dijadikan pertanda bagi petani agar waspada terhadap serangan hama trips, dan segera melakukan tindakan pengendalian hama agar tidak terlambat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Indiati, S. W., & Bayu, M. S. Y. I. (2020). Pengendalian trips, Megalurothrips usitatus (Bagnall) pada tanaman kacang hijau (Vigna radiata): Pengaruh waktu tanam dan periode pengendalian. Jurnal Entomologi Indonesia, 17(3), 136. https://doi.org/10.5994/jei.17.3.136

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free