Agama dan Etika di Era Sekuler

  • Ali M
N/ACitations
Citations of this article
47Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Agama, dalam arti luas, sebagai sumber etika dan spiritualitas, tidak lagi dipandang sebelah mata oleh kaum terpelajar dan pengambil kebijakan publik. Hal ini diperlihatkan dengan adanya “desekularisasi” sebagai proses menghidupkan kembali nilai-nilai sakral di dunia yang dianggap sekuler. Selain aliran kebatinan atau kepercayaan seperti di Indonesia, di mana ada pengaruh kuat negara dan masyarakat penganut agama-agama dunia, sebagian besar penduduk bumi terus mencari spiritualitas meskipun tanpa agama formal.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ali, M. (2022). Agama dan Etika di Era Sekuler. Societas Dei: Jurnal Agama Dan Masyarakat, 9(1). https://doi.org/10.33550/sd.v9i1.313

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free