Metode Pengukuran Aliran Air Tanah di Lahan Gambut

  • Pribadi M
  • Sutikno S
  • Yamamoto K
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Provinsi Riau yang memiliki lahan gambut lebih dari 60% dari total lahan gambut yang terdapat di Pulau Sumatera. Di Provinsi Riau, Kabupaten Bengkalis salah satu wilayah yang penyebaran lahan yang terluas kedua setelah kabupaten Indragiri. Kabupaten Bengkalis yang terdiri dari wilayah daratan dan pulau, yang mana wilayah pulau tersebut memiliki lahan gambut lebih dari 80% dari total keseluruhan luas pulau. Pulau bengkalis telah mengalami fenomena – fenomena yang terjadi seperti abrasi, subsidensi, dan kebakaran lahan. Abrasi yang terjadi di Pulau Bengkalis bagian Barat Laut telah berlangsung lebih dari 30 tahun terakhir membuat penelitian ini bagaimana situasi hidrologis yang terjadi akibat fenomena abrasi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana aliran air tanah di pinggir pantai abrasi dengan menggunakan alat PDV (Paper Disk Velocimeter). Alat PDV ini merupakan pengukuran kecepatan aliran air tanah yang dikembangkan di Universitas Yamaguchi, Jepang. Alat ini sangat sederhana dan ekonomis jika dibandingkan alat lain yang cenderung rumit dan mahal.

Cite

CITATION STYLE

APA

Pribadi, M. A., Sutikno, S., & Yamamoto, K. (2020). Metode Pengukuran Aliran Air Tanah di Lahan Gambut. JURNAL TEKNIK, 14(2), 163–169. https://doi.org/10.31849/teknik.v14i2.5046

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free