RASA BERSYUKUR SEBAGAI PREDIKTOR FLOURISHING PADA DEWASA AWAL

  • Lovenzky Jonathan
  • Wustari L Mangundjaya
N/ACitations
Citations of this article
42Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa kuat pengaruh rasa bersyukur terhadap Flourishing pada dewasa muda di Universitas x di Bekasi dengan responden mahasiswa semester akhir. Jumlah sampel ditentukan dengan gpower berdasarkan convenience sampling,sebanyak 101 responden. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pengolahan data melalui teknik analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif dengan kekuatan sedang pada rasa bersyukur terhadap Flourishing. Dari hasil kategorisasi yang dilakukan, sebagian besar responden memiliki rasa bersyukur dan flourishing yang tinggi. Dari hasil tersebut dapat dikatakan bahwa mahasiswa memiliki karegori sedang baik pada rasa bersyukur dan flourishing, yang menunjukkan bahwa pengaruh dari variabel rasa bersyukur sedang-sedang saja untuk dapat memunculkn kondisi flourishing pada dewasa awal. Dengan terbuktinya bahwa rasa bersyukur dapat memunculkan kondisi florishing, maka sebaiknya pihak manajemem sekolah mengusahakan untuk dapat meningkatkan rasa nbersyukur pada anak didiknya dengan berbagai cara, antara lain dengan seminar, bimbingan, training, maupun seminar spiritual yang akan dapat meningkatkan flourusi

Cite

CITATION STYLE

APA

Lovenzky Jonathan, & Wustari L Mangundjaya. (2023). RASA BERSYUKUR SEBAGAI PREDIKTOR FLOURISHING PADA DEWASA AWAL. EZRA SCIENCE BULLETIN, 1(2), 66–81. https://doi.org/10.58526/ez-sci-bin.v1i2.15

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free