Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penerapan desentralisasi fiskal terhadap kinerja pemerintah daerah yang dilakukan pada pemerintah daerah di tiga provinsi yaitu Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah. Pengukuran kinerja pemerintah daerah dilakukan dengan menggunakan pendekatan balanced scorecard, dimana sejauh ini belum banyak peneliti yang mengadopsi pendekatan ini untuk diterapkan pada organisasi pemerintahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian terhadap masing-masing faktor pengukur indikator kebijakan desentralisasi fiskal yaitu penetapan dasar pengenaan pajak (X1) dan penetapan jenis pajak (X2) menggunakan indikator kebijakan fiskal, sedangkan untuk mengukur kinerja pelayanan digunakan indikator sistem informasi pelanggan (Y4) dan sistem keluhan pelanggan (Y5), sehingga kedua indikator tersebut menjadi pengukur utama kinerja pelayanan. Setelah dilakukan analisis dengan Structural Equation Model (SEM), pengaruh desentralisasi fiskal (X) terhadap kinerja pelayanan menunjukkan bahwa kebijakan desentralisasi fiskal tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pelayanan.
Cite
CITATION STYLE
Aswin, A. (2022). Korelasi Desentralisasi Fiskal Dengan Kinerja Pelayanan Pemerintah Daerah Di Tiga Propinsi (Kaltim, Kalteng dan Kalsel). Jurnal Ekonomi & Manajemen Indonesia, 7(1). https://doi.org/10.53640/jemi.v7i1.138
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.