Abstract
Perawat adalah salah satu profesi yang memiliki sumber daya manusia paling besar di rumah sakit yaitu sebesar 50% dan memiliki peranan penting dalam pemberian pelayanan kesehatan. Dorongan kerja sangat diperlukan dengan harapan dapat meningkatkan dan mewujudkan kinerja yang optimal. Memberikan motivasi kerja merupakan cara untuk meningkatkan kinerja pada perawat serta mendorong untuk melaksanakan kegiatan agar mencapai tujuan serta dapat memenuhih kebutuhannya. Tanpa motivasi, tugas yang dilaksanakan tidak akan dijalani sesuai standar sebab apa yang telah menjadi motif dan motivasinya dalam bekerja tidak terpenuhi. Dari 10 variabel motivasi, ditemukan bahwa 9 variabel mempengaruhi kinerja perawat di rumah sakit diantaranya adalah prestasi, pekerjaan itu sediri, tanggung jawab, pengembangan potensi individu, kebijakan dan administrasi, insentif/gaji, hubungan kerja, kondisi kerja, dan kualitas supervisi. Variabel insentif/gaji lebih dominan untuk mempengaruhi motivasi terhadap kinerja perawat.
Cite
CITATION STYLE
Layli, A. N., Suryawati, C., & Kusumastuti, W. (2024). Pengaruh Motivasi terhadap Kinerja Perawat di Rumah Sakit. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 5(5), 870–877. https://doi.org/10.30872/jsk.v5i5.344
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.