Uji Toksisitas Akut Ekstrak Etanol Daun Salam (Syzygium polyanthum) pada Mencit Jantan (Mus musculus)

  • Dewanti S
  • Iswandi I
  • Sasangka N
N/ACitations
Citations of this article
63Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penggunaan daun salam di pengobatan tradisional pada dasarnya tidak dapat terlepas dari aspek keamanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui batas aman pengggunaan ekstrak daun salam serta  tanda-tanda kualitatif dan kuantitatif pada batas aman LD50. Hewan uji yang digunakan 30 ekor dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan yang masing-masing berisi 6 mencit dengan dosis CMC 0,5% dan dosis ekstrak etanol 800; 1600; 3200; dan 6400. Hasil yang didapatkan dengan LD50 berdasarkan penurunan BB hewan uji pada 800 mg mengalami penurunan hingga 15,33  ram, 1600 mg mengalami penurunan hingga 9,16 gram, 3200 mg mengalami penurunan hingga 8,83 gram, dan 6400 mg mengalami penurunan hingga 8,16 gram. Gejala toksik berupa gelisah tertinggi pada kelompok dosis 800 mg, penurunan aktivitas gerak tertinggi pada kelompok dosis 3200 mg, penurunan berat badan tertinggi pada kelompok dosis 3200 mg dan 6400 mg, dan kematian tertinggi pada kelompok dosis 6400 mg. Dosis 800 mg terjadi 20% kematian, dosis 1600 mg dan 3200 mg terjadi 30% kematian, dan dosis 6400 mg terjadi 50% kematian. Nilai r yang didapat yaitu 1,2,2,3 dengan nilai f yaitu 0,50 sehingga nilai LD50 yang diperoleh yaitu 2262,03 dimana termasuk kategori toksik ringan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Dewanti, S. P., Iswandi, I., & Sasangka, N. A. D. (2023). Uji Toksisitas Akut Ekstrak Etanol Daun Salam (Syzygium polyanthum) pada Mencit Jantan (Mus musculus). Borneo Journal of Pharmascientech, 7(2), 46–51. https://doi.org/10.51817/bjp.v7i2.470

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free