WACANA MUSLIM MODERAT DI MEDIA SOSIAL: PELUANG DAN TANTANGAN

  • Imamah F
N/ACitations
Citations of this article
40Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Wacana muslim moderat merupakan upaya untuk mendialogkan antara Islam dan ke-Indonesiaan. Wacana ini diejawantahkan melalui dua gerakan yang mewakili dua organisasi besar Islam, yakni Islam Nusantara (NU) dan Islam Berkemajuan (Muhammadiyah). Penelitian ini berusaha untuk memetakan tiga wacana tersebut dalam sosial media, khususnya Twitter. Objek penelitian ini adalah tweet sejak 24 Februari – 26 Maret 2018 dengan kata kunci ‘Muslim Moderat’, ‘Islam Nusantara’, “Islam Berkemajuan’, dan ‘Islam Demokrasi’. Penelitian ini menggunakan empat tahap analisis, (1) estimasi jumlah netizen yang terlibat (2) tingkat sentimen, (3) keterhubungan topik (hashtag), (4) jejaring akun (name network). Hasilnya, wacana ‘muslim moderat’ belum memiliki kekuatan yang signifikan dalam mempengaruhi netizen di media sosial. Terutama ‘Islam Nusantara’ yang memiliki kecenderungan politis dan menuai sentimen negatif dari berbagai pihak. Kata kunci: Islam, Moderat, Twitter, Nusantara

Cite

CITATION STYLE

APA

Imamah, F. M. (2018). WACANA MUSLIM MODERAT DI MEDIA SOSIAL: PELUANG DAN TANTANGAN. EMPIRISMA, 27(1). https://doi.org/10.30762/empirisma.v27i1.741

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free