Abstract
Health-related problems in Islamic boarding schools or Pesantren rarely get the attention of its residents and the surrounding community. An-Najah Student Islamic Boarding School is one of the Islamic boarding schools in the Banyumas area. In the health sector, the student or santri have not been optimal in paying attention to the health of the surrounding environment both in dormitories and dorm rooms. Therefore, health efforts in the form of promotive, preventive and curative were needed. The purpose of community service activities was to increase the knowledge and awareness of santri as well as the management of Pesantren related to health and proper management of medicines. In addition, activities were also carried out to improve facilities and infrastructure to support health in realizing clean and healthy Islamic Boarding Schools. The activity was carried out by adopting the Guidelines for the Implementation and Development of Islamic Boarding Health Units that had been issued by the Indonesian Ministry of Health in 2013. The results of community service activities were in the form of increasing awareness and knowledge of the students on proper health and drug management and improving health facilities and infrastructure in Islamic Boarding Schools.Masalah terkait kesehatan di Pondok Pesantren jarang mendapat perhatian dari warga pesantren maupun masyarakat di sekitarnya. Pondok Pesantren Mahasiswa An-Najah merupakan salah satu pondok pesantren yang berada di wilayah Banyumas. Dalam bidang kesehatan, para santri belum optimal dalam memperhatikan kesehatan lingkungan sekitarnya baik di asrama ataupun kamar asrama. Oleh karena itu, perlu upaya kesehatan yang berbentuk promotif, preventif dan kuratif. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran santri serta pengelola pesantren terkait dengan kesehatan serta pengelolaan obat yang benar. Selain itu juga kegiatan dilakukan untuk meningkatkan sarana dan prasarana penunjang kesehatan dalam mewujudkan Pondok Pesantren yang bersih dan sehat. Kegiatan dilakukan dengan mengadopsi Pedoman Penyelenggaraan dan Pembinaan Pos Kesehatan Pesantren yang telah dikeluarkan oleh Kementrian Kesehatan RI Tahun 2013. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa peningkatan kesadaran dan pengetahuan santri akan kesehatan dan pengelolaan obat yang benar serta peningkatan sarana dan prasarana penunjang kesehatan di Pondok Pesantren.
Cite
CITATION STYLE
Wasito, H., Sa’dudin, I., Fareza, M. S., & Rehana. (2024). OPTIMALISASI SANTRI SADAR KESEHATAN DAN OBAT DI PONDOK PESANTREN MAHASISWA. Jurnal Bakti Untuk Negeri, 4(1), 15–24. https://doi.org/10.36387/jbn.v4i1.1809
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.