Reformasi Tata Kelola Intelijen di Era Digital: Adaptasi Terhadap Ancaman Siber

  • Sofyan R
  • Sriwidodo J
  • Hasibuan E
N/ACitations
Citations of this article
29Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Transformasi digital kini menjadi fokus utama dalam merespons ancaman siber yang kian rumit di era modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan memanfaatkan data sekunder untuk menganalisis serta mengeksplorasi tata kelola transformasi digital dan strategi dalam membangun ketahanan siber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tata kelola transformasi digital yang diterapkan oleh Badan Intelijen Negara (BIN) berperan dalam meningkatkan ketahanan siber nasional. Untuk menghadapi serangan siber yang terus berkembang, diperlukan penyesuaian struktural agar organisasi intelijen lebih responsif dan adaptif. Strategi ketahanan siber BIN meliputi penerapan kerangka kerja keamanan siber, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan kebijakan yang mendukung. Melalui Peraturan Presiden Nomor 73 Tahun 2017, BIN telah merestrukturisasi organisasi dengan fokus pada keamanan siber guna memperkuat pertahanan nasional. Selain itu, kolaborasi antara sektor publik dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran serta literasi digital menjadi elemen penting dalam menjaga keamanan siber negara. Dengan demikian, reformasi tata kelola intelijen dan adaptasi strategi ketahanan siber menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman digital.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sofyan, R., Sriwidodo, J., & Hasibuan, E. S. (2025). Reformasi Tata Kelola Intelijen di Era Digital: Adaptasi Terhadap Ancaman Siber. Jurnal Sosial Dan Sains, 5(9), 7251–7260. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v5i9.32269

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free