Hubungan Religiusitas dengan Kecenderungan Borderline Personality pada Dewasa Awal

  • Kombong G
  • Taibe P
  • Nurhikmah N
N/ACitations
Citations of this article
25Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Borderline personality merupakan tipologi kepribadian yang ditandai dengan tindakan impulsif seperti melukai diri, bergantung pada orang lain dan belum ada kematangan sikap dari seseorang. Borderline personality dialami 1,6%-5,9% dari populasi dewasa awal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan religiusitas dengan kecenderungan borderline personality pada dewasa awal. Penelitian ini melibatkan 400 responden dewasa awal. Instrumen pada penelitian ini yaitu Borderline Personality Inventory-Taiwan 20 (BPI-T20) dan The Centrality of Religiosity Scale (CRS). Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis korelasi. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan religiusitas dengan kecenderungan borderline personality pada dewasa awal dengan kontribusi sebesar 0,108.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kombong, G. H., Taibe, P., & Nurhikmah, N. (2023). Hubungan Religiusitas dengan Kecenderungan Borderline Personality pada Dewasa Awal. Jurnal Psikologi Karakter, 3(1), 220–224. https://doi.org/10.56326/jpk.v3i1.2140

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free