PENYULUHAN TERKAIT KENORMALAN BARU ATAU NEW NORMAL PADA MASA PANDEMI COVID-19

  • Ivana T
  • Warjiman W
  • Dwi Hapsari F
N/ACitations
Citations of this article
25Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Virus corona merupakan virus jenis baru yang dilaporkan muncul di Wuhan pada 12 Desember 2019, kemudian diberi nama Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-COV2) dan menyebabkan penyakit Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Angka kejadian penyebaran infeksi virus terus meningkat termasuk di Indonesia. Bahkan World Health Association (WHO) menyatakan keadaan darurat dunia atas kejadian ini.Pemerintah melalui perannya terus menerus menghimbau kepada masyarakat untuk bisa menjalankan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, mengenakan masker dan mencuci tangan dikegiatan sehari-harinya. Akan tetapi, merubah kebiasaan perlu waktu yang cukup panjang akan menjadi kebiasaan baru. Salah satu yang harus mencoba menerapkan kebiasaan baru adalah mahasiswa suatu perguruan tinggi, karena jumlah dan peran mereka sangat tinggi di lingkungan masyarakat.Metode pengabdian masyarakat yang dijalankan oleh tim pengabdi adalah dengan penyuluhan kesehatan tentang New Normal pada mahasiswa/I Keperawatan STIKES Suaka Insan Banjarmasin melalui aplikasi conference yaitu Google Meet.Hasil dari pengabdian masyarakat didapatakan semua mahasiswa telah mengetahui dengan baik tujuan dari menjalani kebiasaan baru atau new normal. Dari kegiatan ini diharapkan mahasiswa dapat menjadi penyebar informasi bagi kelompok masyarakat lainnya tentang kebiasan baru atau new normal.Kata Kunci : New normal, pandemi, covid 19

Cite

CITATION STYLE

APA

Ivana, T., Warjiman, W., & Dwi Hapsari, F. (2021). PENYULUHAN TERKAIT KENORMALAN BARU ATAU NEW NORMAL PADA MASA PANDEMI COVID-19. JURNAL SUAKA INSAN MENGABDI (JSIM), 2(2), 61–64. https://doi.org/10.51143/jsim.v2i2.280

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free