Abstract
Budaya kesenian khususnya seni petunjukan patut dilestarikan. Model tata kelola sangat dibutuhkan dalam melestarikan seni pertunjukan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta mengkaji model tata kelola yang digunakan pada Sanggar Seni Indah di Mato dalam melestarikan seni pertunjukan tradisional. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Objek penelitian yaitu Sanggar Seni Indah di Mato. Subjek pada penelitian ini adalah Mia Famiati yang menjabat sebagai wakil ketua pada Sanggar Seni Indah di Mato. Teknik pengumpulan data dengan melakukan wawancara dan observasi. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa Sanggar Seni Indah di Mato memberikan kelas pelatihan, membuat tari-tarian kreaasi, memberikan alternatif untuk siswa mengikuti festival tradisional, dan membuat lomba seni pertunjukan tradisional. Dalam pelestariannya, sanggar ini tetap mengembangkan budaya seni pertunjukan dengan tidak meninggalkan ketradisiannya. Sanggar ini juga selalu berkreasi untuk mencoba hal-hal baru agar sanggar tersebut berkembang dan semakin maju. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teori manajemen sebagai acuan penelitian. Terdapat 4 fungsi manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian.
Cite
CITATION STYLE
Arisyi, D. F. (2021). MODEL PENGELOLAAN PADA SANGGAR SENI INDAH DI MATO DALAM MELESTARIKAN SENI PERTUNJUKAN MINANGKABAU. DESKOVI : Art and Design Journal, 4(2), 51. https://doi.org/10.51804/deskovi.v4i2.1563
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.