Pemberdayaan Anak Sekolah Dasar Melalui Daur Ulang Kreatif di Sanggar Bimbingan Sentul di Kuala Lumpur

  • Mappasere F
  • Hakim L
  • Burhanuddin B
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
16Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pendahuluan: Peningkatan volume sampah anorganik di kawasan urban seperti Sentul, Kuala Lumpur, menjadi tantangan lingkungan serius, khususnya bagi komunitas anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang memiliki kesadaran lingkungan rendah dan akses terbatas terhadap pendidikan kontekstual. Studi ini bertujuan untuk memberdayakan siswa Sekolah Dasar di Sanggar Bimbingan (SB) Al-Amin melalui program edukasi berbasis daur ulang kreatif (upcycling). Metode: Pendekatan partisipatif melalui pelatihan pengelolaan sampah anorganik dan praktik langsung pembuatan produk daur ulang. Hasil: Adanya peningkatan signifikan pemahaman siswa 44% terhadap konsep 3R (reduce, reuse, recycle) dari skor rata-rata pre-test 41% menjadi post-test 85%, serta peningkatan keterampilan teknis dan kreativitas dalam mengolah sampah menjadi produk bernilai guna. Program ini juga menumbuhkan nilai kolaborasi dan tanggung jawab lingkungan. Kesimpulan: Pendekatan edukasi berbasis praktik efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan anak-anak PMI dan dapat direplikasi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di komunitas urban serupa.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mappasere, F. A., Hakim, L., Burhanuddin, B., Khumaera, I., Amira, N., Shohehuddin, S., & Jannah, H. (2025). Pemberdayaan Anak Sekolah Dasar Melalui Daur Ulang Kreatif di Sanggar Bimbingan Sentul di Kuala Lumpur. Jurnal SOLMA, 14(2), 2613–2624. https://doi.org/10.22236/solma.v14i2.18740

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free