Abstract
Introduction: Chronic kidney disease (CKD) is defined by changes in kidney structure, function, or both. CKD shows a variety of clinical and laboratory abnormalities. Purpose: This study aims to determine the clinical and laboratory features of CKD patients undergoing HD at Muara Teweh Hospital. Methods: This research is an observational descriptive study conducted at the Hemodialysis Unit of Muara Teweh Hospital in January 2023. The sampling method used was total sampling. Results: Most of the samples were female (56.1%), aged 40-60 years (68.3%), and had HD for more than 3 months (51.2%). The most common complaints were nausea (46.3%), muscle/bone pain (36.6%), and shortness of breath (34.1%). From the physical examination, it was found that most of them had grade II hypertension (48.8%), normal nutritional status (68.3%), oliguria (68.3%), and peripheral edema (63.4%). The average hemoglobin level was 9.05 g/dL, urea 128.80 mg/dL, and creatinine 9.17 mg/dL. The average glomerular filtration rate was 7.31 mL/min/1.73 m2. Conclusion: The main clinical features of CKD in this study were nausea, muscle/bone pain, shortness of breath, grade II hypertension, normal nutritional status, and fluid retention while the laboratory features were anemia, uremia, and hypercreatininemia. Pendahuluan: Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan kondisi kelainan medis yang ditandai dengan adanya perubahan pada struktur ginjal, fungsi, atau keduanya. PGK menunjukkan beragam kelainan klinis dan laboratoris. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran klinis dan laboratoris penderita PGK yang menjalani HD di RSUD Muara Teweh. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional yang dilakukan di Unit Hemodialisis RSUD Muara Teweh pada bulan Januari 2023. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Hasil: Sebagian besar sampel berjenis kelamin perempuan (56,1%), berusia 40-60 tahun (68,3%), dan menjalani HD lebih dari 3 bulan (51,2%). Keluhan yang paling banyak ditemukan adalah mual (46,3%), nyeri otot/tulang (36,6%), dan sesak nafas (34,1%). Dari pemeriksaan fisik didapatkan sebagian besar mengalami hipertensi derajat II (48,8%), status gizi normal (68,3%), oliguria (68,3%), dan edema perifer (63,4%). Kadar rata-rata hemoglobin adalah 9,05 g/dL, ureum 128,80 mg/dL, dan kreatinin 9,17 mg/dL. Laju filtrasi glomerulus rata-rata adalah 7,31 mL/mnt/1,73 m2. Simpulan: Gambaran klinis utama PGK pada penelitian ini adalah mual, nyeri otot/tulang, sesak nafas, hipertensi derajat II, status gizi normal, dan retensi cairan sedangkan gambaran laboratorisnya adalah anemia, uremia, dan hiperkreatininemia.
Cite
CITATION STYLE
Putra, I. G. S. S., & Islamiah, A. (2023). Gambaran klinis dan laboratoris penderita penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di RSUD Muara Teweh, Barito Utara, Kalimantan Tengah. Intisari Sains Medis, 14(1), 538–542. https://doi.org/10.15562/ism.v14i1.1602
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.