Pengembangan Inovasi dan Utilitas Minyak Atsiri Lokal untuk Menguatkan Daya Saing dan Kemitraan

  • Rubiyanto D
  • Musawwa M
  • Prakoso N
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Saat ini pengembangan potensi lokal berbasis bahan alam memerlukan langkah nyata untuk meningkatkan nilai tambah, merangsang investasi dan mencari pasar-pasar baru di dalam dan luar negeri. Salah satu komoditas bahan alam yang memiliki potensi yang besar adalah minyak atsiri yang termasuk ke dalam sub sektor agrobisnis perkebunan. Selama ini, industri minyak atsiri hanya berhenti pada home industri saja dan masih terasa jalan di tempat. Pengkajian dan pengembangan teknik dan pengetahuan tentang manfaat dan aplikasi minyak atsiri dengan melibatkan lembaga penelitian baik di pemerintah maupun di perguruan tinggi belum secara nyata diketahui oleh sebagian besar masyarakat. Minyak atsiri yang dihasilkan bangsa Indonesia belum populer meskipun dalam kesehariannya masyarakat sangat dekat bahkan terlibat dalam penggunaan bahan minyak atsiri. Inovasi dan kreasi produk-produk turunan minyak atsiri yang melibatkan beragam mitra merupakan tantangan perkembangan baru yang harus dihadapi lembaga penelitian milik perguruan tinggi maupun milik pemerintah demi upaya bersama meningkatkan daya saing bangsa yang berkesinambungan. Pusat Studi Minyak Atsiri (CEOS) UII mendukung upaya bersama antara pemerintah dan dunia usaha bahkan pada tingkat UMKM agar diseminasi teknologi berlangsung intensif dan merata, termasuk pemanfaatan sumber daya alam yang secara inovatif sedang dikembangkan dan diversifikasi utilisasi produk turunan dan formulatifnya. Pelaku usaha agrobisnis dan agroindustri minyak atsiri  perlu dijadikan mitra agar pengembangan inovasi dan utilitas minyak atsiri dapat luas dan merata. Produk minyak atsiri unggulan perlu dikembangkan pada daerah yang sesuai, menggunakan bahan tanaman bermutu, serta menerapkan cara budidaya yang baik  guna meningkatkan produktivitas dan mutu serta variasi jenis tanaman. Kegiatan ini akan menjadikan satu daerah menghasilkan produk unggulan dan andalan yang berdaya saing kuat serta melahirkan kemitraan yang saling mendukung dan memberikan solusi permasalahan lokal maupun regional secara cepat. Agroindustri dan agrobisnis minyak atsiri Indonesia dihadapkan pada dua masalah utama, yaitu mutu rendah dan harga yang berfluktuasi. Salah satu solusinya adalah program ekstensifikasi dan intensifikasi bidang komoditas maupun non komoditas minyak atsiri. Program ekstensifikasi tanaman atsiri perlu mempertimbangkan daya serap pasar, dan lebih mengutamakan program pewilayahan komoditas andalan suatu daerah. Adapun program intensifikasi diutamakan untuk meningkatkan produktivitas dan mutu bahan baku minyak atsiri. Hal ini dimaksudkan agar tidak menimbulkan risiko kerugian bagi petani minyak atsiri.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rubiyanto, D., Musawwa, M. M., Prakoso, N. I., Rahmatillah, C. S., & Saputro, M. D. A. (2026). Pengembangan Inovasi dan Utilitas Minyak Atsiri Lokal untuk Menguatkan Daya Saing dan Kemitraan. Jurnal Abdimas Madani Dan Lestari (JAMALI), 101–111. https://doi.org/10.20885/jamali.vol8.iss1.art11

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free