PENGARUH PENAMBAHAN HIDROKSIAPATIT DARI CANGKANG TELUR TERHADAP KEKUATAN TEKAN GLASS IONOMER CEMENT

  • Mozartha M
  • Praziandithe M
  • Sulistiawati S
N/ACitations
Citations of this article
106Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Glass Ionomer Cement (GIC) memiliki sifat-sifat yang menguntungkan sebagai material restorasi. Namun, penggunaannya terbatas karena GIC memiliki kekuatan tekan yang rendah. Berbagai penelitian dilakukan untuk meningkatkan kekuatan tekan GIC, salah satunya penambahan hidroksiapatit ke bubuk GIC. Hidroksiapatit dapat disintesis dari larutan kimia atau berbagai limbah alam, misalnya cangkang telur, melalui metode presipitasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan hidroksiapatit dari cangkang telur terhadap kekuatan tekan GIC Fuji IX (GC Corporation). Pembuatan 32 silinder GIC berdiameter 4mm dan tinggi 6mm dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu: kelompok GIC tanpa penambahan hidroksiapatit sebagai kelompok kontrol (n=16) dan kelompok GIC dengan penambahan 8% hidroksiapatit sebagai kelompok uji (n=16). Kekuatan tekan diukur dengan Universal Testing Machine. Data dianalisis menggunakan uji T tidak berpasangan. Hasil pengukuran rata-rata kekuatan tekan GIC kelompok kontrol adalah 104,33±1,36 MPa dan kelompok uji adalah 109,52±1,58 MPa. Hasil uji T pada data tersebut menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok (p

Cite

CITATION STYLE

APA

Mozartha, M., Praziandithe, M., & Sulistiawati, S. (2018). PENGARUH PENAMBAHAN HIDROKSIAPATIT DARI CANGKANG TELUR TERHADAP KEKUATAN TEKAN GLASS IONOMER CEMENT. B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah, 2(1), 75–81. https://doi.org/10.33854/jbdjbd.42

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free