Abstract
Penelitian yang menganalisis pengaruh media pembelajaran terhadap kemampuan kognitif peserta didik masih jarang digemakan. Kebanyakan ahli mengaitkannya dengan minat, motivasi ataupun prestasi belajar. Meskipun peningkatan kemampuan kognitif dapat dibuktikan melalui prestasi peserta didik, tetapi kognitif seharusnya mempunyai porsi yang besar dalam pembahasan manfaat media yang kurang diperhatikan saat ini. Untuk membuktikan hal ini, penulis melakukan studi kepustakaan dengan meneliti narasi panggilan Musa oleh TUHAN pada Keluaran pasal 3 dan 4. Dalam teks tersebut ditemukan bahwa TUHAN menggunakan media tertentu bukan supaya Musa tertarik dan termotivasi saja melainkan supaya ia mengerti makna panggilan Tuhan itu dan melalui media, TUHAN membuat Musa menyadari akan panggilan ilahinya. Dengan kata bernuansa pendidikan, maka dapat disimpulkan bahwa TUHAN membuat Musa memahami pengetahuan secara kognitif mengenai panggilan dan pengutusannya. Melalui media, Musa mengalami peningkatan kemampuan kognitif dalam pikirannya sehingga ia tidak ragu lagi untuk melangkah ke Mesir dan segera membebaskan umat Israel dari penindasan Mesir. Dalam penelitian ini, penulis menganalisis empat media yang dijadikan TUHAN sebagai media pembelajaran yakni semak duri, tongkat, tangan dan Harun, saudara Musa. Melalui empat media inilah, Musa memahami dengan benar apa arti panggilan hidupnya yang sesungguhnya.
Cite
CITATION STYLE
Larosa, S. (2021). Media Pembelajaran Pada Narasi Panggilan Musa Sebagai Sarana Meningkatkan Kemampuan Kognitif. Jurnal Apokalupsis, 12(2), 145–165. https://doi.org/10.52849/apokalupsis.v12i2.29
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.